Kotoran apa saja yang terdapat dalam minyak nabati mentah dan bagaimana cara menghilangkannya?

Pertanyaan Umum  / Ngobrol online / Beri aku harga / Tanggal: 19 Maret 2019

Setelah pengepresan minyak, kita bisa mendapatkan minyak sayur mentah. Namun biasanya terdapat sedikit kotoran dan zat berbahaya pada minyak nabati mentah sehingga masyarakat tidak dapat memakannya secara langsung. Sekarang mari kita lihat apa saja jenis kotoran yang ada pada minyak nabati mentah dan bagaimana cara menghilangkannya.

minyak mentahKotoran dalam minyak nabati mentah

  • Kotoran dalam minyak nabati mentah:

Kotoran yang tersuspensi: sedimen, bubuk biji, sisa kue
Peptisasi kotoran: fosfolipid, protein, gula dan produk penguraiannya yang lebih rendah
Kotoran yang larut dalam minyak: asam lemak bebas (FFA), sterol, tokoferol, alkohol lemak, lilin
Kotoran lainnya: pestisida
kelembaban
Pigmen

1. Kotoran tersuspensi: 

Pengotor peptisasi tidak hanya mempengaruhi stabilitas minyak, tetapi juga mempengaruhi efek penyulingan minyak dan pengolahan dalam.

Dalam proses penyulingan deasidifikasi, minyak akan mendorong emulsifikasi, dan meningkatkan kesulitan operasi dan konsumsi penyulingan. Hal ini juga akan menurunkan kualitas stok sabun.

Dalam proses dekolorisasi akan meningkatkan konsumsi sedikit tanah liat dan mengurangi efek dekolorisasi.

Larutan: Proses menghilangkan pengotor peptisasi dari minyak nabati mentah disebut degumming.

2. Kotoran yang larut dalam minyak:

Selalu terdapat sejumlah asam lemak bebas dalam lemak nabati, yang jumlahnya bergantung pada kualitas minyak nabati mentah. Sifat benih yang belum matang dan tingginya kerusakan benih menjadi penyebab tingginya nilai asam pada minyak nabati mentah, terutama pada kondisi kelembaban tinggi, sangat tidak menguntungkan bagi pengawetan minyak dan akan meningkatkan kandungan asam bebas. 

Larutan: Metode utama deasidifikasi adalah proses pemurnian deasidifikasi.

3. Pigmen

Komponen pigmen dalam minyak nabati bersifat kompleks, antara lain klorofil, karoten, pigmen flavonoid, antosianidin, serta hasil penguraian gula dan protein tertentu.

Larutan: Dekolorisasi adalah cara untuk menghilangkan warna pada minyak mentah.

4. Kelembapan dan kotoran lainnya:

Semua jenis minyak nabati memiliki aroma dan cita rasa yang unik. Setelah deasidifikasi dan dekolorisasi, terdapat sisa aldehida, keton, hidrokarbon, asam lemak dengan berat molekul rendah, oksida gliserida, tanah liat dan sisa pelarut, bau, dll.

Larutan: Proses menghilangkan bau tak sedap ini disebut deodorisasi.

5. Lilin pengotor:

Beberapa minyak nabati mentah mengandung lilin. Seperti minyak bunga matahari mentah, minyak biji jagung mentah, minyak dedak padi mentah, dan minyak biji kapas mentah. Proses penyulingan minyak ini perlu menambahkan satu langkah lagi, yaitu dewaxing. 

Larutan: Dewaxing adalah proses menghilangkan lilin pada sebagian minyak mentah.

  • Teknologi untuk menghilangkan kotoran dalam minyak mentah:

Mesin penyulingan minyak mentah kami dirancang berdasarkan solusi teknologi di atas. Proses penyulingan minyak nabati adalah sebagai berikut.

Degumming --Deacidification --Dcolorization --Deodorization --Dewaxing (langkah dewaxing hanya untuk bunga matahari, kapas, bibit jagung, dan minyak dedak padi).

Hubungi kami

Silakan tinggalkan pesan Anda di formulir di bawah ini. Teknisi kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.

E-mail*:

Telp/Whatsapp*:

Pertanyaan: