Mengapa biaya pengangkutan barang di Afrika begitu tinggi?

Pertanyaan Umum  / Ngobrol online / Beri aku harga / Tanggal: 26 April 2022

Banyak orang Afrika ingin memulai bisnis untuk meningkatkan kekuatan ekonomi mereka, namun selalu ada kendala dalam perdagangan, dan tingginya biaya transportasi barang adalah salah satunya. Seperti terlihat pada grafik di bawah, pada tahun 2020, hanya 18% ekspor negara-negara Afrika terjadi antar negara Afrika, jauh lebih rendah dibandingkan Amerika Utara (30%), Asia (58%) dan Eropa (68%).

Situasi perdagangan negara-negara AfrikaEkspor intra dan ekstra regional sebagai % dari total ekspor, 2020

Dan data menunjukkan bahwa biaya pengangkutan sebuah kontainer dari Tiongkok ke Beira di Mozambik adalah sekitar US$2.000, sementara biaya pengangkutan 500 kilometer ke daratan menuju Malawi adalah sebesar US$5.000. Mengapa biaya pengangkutan barang di Afrika begitu tinggi? Ada empat alasan untuk ini.

1.Infrastruktur yang lemah dan kapasitas transportasi yang tidak mencukupi

Afrika memiliki wilayah daratan yang luas, namun kepadatan jaringan jalan termasuk yang terendah di dunia, infrastruktur tambahan seperti jaringan kereta api dan penyimpanan tidak sempurna, dan perencanaan jalan juga tidak masuk akal.

2. Kapasitas throughput pelabuhan kecil dan bea cukai lambat

Menurut CDC Group, sebuah lembaga pembiayaan pembangunan asal Inggris, rata-rata waktu tunggu kargo di pelabuhan Afrika lebih dari dua minggu, dibandingkan dengan kurang dari seminggu di Asia, Eropa, dan Amerika Latin. Bank Pembangunan Afrika memperkirakan bahwa biaya pemrosesan sekitar 50 persen lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di dunia.

3. Skala transportasi armada kecil

Sekitar 80-90% barang di Afrika diangkut melalui jalan darat, namun Afrika kekurangan perusahaan transportasi logistik besar untuk mempertahankan operasi normal pasar logistik. Dan beberapa usaha mikro secara bertahap lumpuh karena kapasitas transportasi yang tidak mencukupi.

4. Aturan pembatasan asal yang rumit:

Banyak negara masih bergantung pada formulir bea cukai, hanya sedikit penyeberangan perbatasan yang memiliki “jendela satu pintu”, dan pengemudi truk harus mengantri secara terpisah di imigrasi, bea cukai, pajak kendaraan, dan tes virus corona. Semua ini meningkatkan biaya transportasi lintas batas.

Situasi transportasi negara-negara Afrika  Situasi transportasi negara-negara Afrika

Namun, kabar baiknya adalah tingginya biaya transportasi barang di Afrika telah membaik. Menurut statistik, 41 dari 55 negara Afrika telah meratifikasi Kawasan Perdagangan Bebas Kontinental Afrika, yang dapat memfasilitasi perdagangan intra-regional dan dengan demikian mendorong pembangunan ekonomi di kawasan Afrika. Untuk mendorong perkembangan perdagangan intra-regional di Afrika, banyak negara lokal telah menerapkan langkah-langkah ganda untuk mengurangi tarif dan “hambatan non-tarif” untuk mengurangi biaya pengangkutan barang. Selain itu, perkembangan industri logistik Afrika telah menunjukkan tren integrasi yang lebih luas, didorong oleh kebijakan nasional dan globalisasi perdagangan. Kawasan Afrika sedang membangun “koridor perdagangan” yang kompleks dengan infrastruktur keras dan lunak yang menghubungkan negara-negara.

Pada saat itu, arus perdagangan di Afrika dan kualitas logistik transportasi akan meningkat pesat, dan semakin banyak perdagangan intra-regional akan menghasilkan lebih banyak kesempatan kerja, upah yang lebih tinggi, dan kemiskinan yang lebih sedikit. Masyarakat Afrika akan sepenuhnya merasakan manfaat globalisasi dan perdagangan bebas.

Hubungi kami

Silakan tinggalkan pesan Anda di formulir di bawah ini. Teknisi kami akan menghubungi Anda secepatnya setelah kami menerima pesan Anda.

E-mail*:

Telp/Whatsapp*:

Pertanyaan: